Pengaruh Dispersan Kimiawi Dan Biosurfaktan Terhadap Biodegradasi

oil spill dispersan kimiawi. credit unsplash

Prolog Tulisan ini adalah bagian kedua yang membahas mengenai pengaruh dispersan kimiawi dan biosurfaktan dalam biodegradasi minyak bumi. Dalam tulisan ini kita akan melihat bahwa dispersan kimiawi bisa memberikan pengaruh positif dan negatif dalam proses biodegradasi minyak bumi. Dispersan kimiawi dipandang mampu mempercepat biodegradasi, karena produk dispersant saat ini biodegradable dan bersifat menstimulasi pertumbuhan bakteri (Lessard & Demarco, 2000). Aplikasi…

Baca lanjutannya

Kontribusi Dispersan Kimiawi dan Biosurfaktan Terhadap Biodegradasi Minyak Bumi

Prolog Tulisan ini adalah bagian pertama yang membahas peran dispersan kimiawi dan biosurfaktan dalam proses biodegradasi minyak bumi. Surfaktan sering digunakan dalam tanggap darurat untuk tumpahan minyak di berbagai sistem lingkungan di seluruh dunia. Sebagai contoh, lebih dari 990.000 galon (~ 3700 m3) dispersan (kebanyakan Corexit® EC9500A) diterapkan pada tumpahan minyak Deepwater Horizon (Hamdan & Fulmer, 2011). Penerapan surfaktan sebagai…

Baca lanjutannya

Biosurfaktan dalam Bioremediasi Sebagai Solusi Untuk Tanah Yang Tercemar Minyak Bumi

tambang minyak dan tumpahan minyak

Prolog Pada paruh September lalu, terjadi kebocoran gas dan tumpahan minyak di Karawang, Jawa Barat. Tumpahan minyak yang mencapai daratan mencapai 5 juta karung lebih. Tumpahan minyak ini adalah kejadian yang kesekian. Sebelumnya, di tahun ini juga, unit pengeboran West Atlas milik ladang minyak Montara meledak di laut Timor dan mencemari 90 ribu kilometer persegi lautan. Tulisan ini memberikan salah…

Baca lanjutannya