Hepatic Effect Herbisida Clomazone, Dalam Bentuk Bebas Maupun Terikat Dengan Nanopartikel Chitosan-Alginate Pada Berudu Katak

herbisida clomazone pada berudu katak

Penggunaan agrokimia di bidang pertanian sangat kuat dan sebagian besar bisa dilakukan ke perairan. Namun, hanya ada sedikit penelitian yang menilai efek dari xenobiotik ini terhadap amfibi. Clomazone adalah herbisida yang banyak digunakan di sawah, dimana spesies amfibi hidup. Spesies tersebut mungkin terancam oleh paparan non-target. Sementara, nanopartikel sedang dikembangkan sebagai carrier untuk agrokimia. Nanopartikel semacam itu melepaskan herbisida dalam…

Baca lanjutannya

Farmakokinetika Herbisida Clomazone

Tulisan ini adalah bagian kedua. Untuk bagian pertama, silahkan baca : Ekokinetika dan Farmakokinetika Herbisida Clomazone. Ketika clomazone dilepaskan ke lingkungan dan berkontak dengan biota, ada berbagai efek yang ditimbulkan. Potensi efek terhadap biota dapat terjadi melalui beberapa jalur: Kontak dengan mata Kontak dengan kulit Inhalasi Ingestion Efek akut kontak terhadap mata adalah berupa iritasi, begitu juga pada kulit. Paparan…

Baca lanjutannya

Ekokinetika dan Farmakokinetika Herbisida Clomazone

clomazone_Echinochloa crus-galli

Bagian pertama dari dua tulisan. Untuk bagian pertama, silahkan baca : Farmakokinetika herbisida clomazone. Clomazone adalah bahan aktif yang terdapat dalam herbisida sistemik yang biasa digunakan di banyak negara termasuk Indonesia. Bahan ini digunakan untuk pengendalian gulma daun dan rumput seperti (Echinochloa crus-galli), rumput kepiting (Digitaria spp.), Foxtails (Setaria spp), dll. (Van Scoy and Tjeerdema, 2013). Clomazone (2 – [(2-klorofenil)…

Baca lanjutannya

Pengaruh Dispersan Kimiawi Dan Biosurfaktan Terhadap Biodegradasi

oil spill dispersan kimiawi. credit unsplash

Prolog Tulisan ini adalah bagian kedua yang membahas mengenai pengaruh dispersan kimiawi dan biosurfaktan dalam biodegradasi minyak bumi. Dalam tulisan ini kita akan melihat bahwa dispersan kimiawi bisa memberikan pengaruh positif dan negatif dalam proses biodegradasi minyak bumi. Dispersan kimiawi dipandang mampu mempercepat biodegradasi, karena produk dispersant saat ini biodegradable dan bersifat menstimulasi pertumbuhan bakteri (Lessard & Demarco, 2000). Aplikasi…

Baca lanjutannya

Kontribusi Dispersan Kimiawi dan Biosurfaktan Terhadap Biodegradasi Minyak Bumi

Prolog Tulisan ini adalah bagian pertama yang membahas peran dispersan kimiawi dan biosurfaktan dalam proses biodegradasi minyak bumi. Surfaktan sering digunakan dalam tanggap darurat untuk tumpahan minyak di berbagai sistem lingkungan di seluruh dunia. Sebagai contoh, lebih dari 990.000 galon (~ 3700 m3) dispersan (kebanyakan Corexit® EC9500A) diterapkan pada tumpahan minyak Deepwater Horizon (Hamdan & Fulmer, 2011). Penerapan surfaktan sebagai…

Baca lanjutannya

Biosurfaktan dalam Bioremediasi Sebagai Solusi Untuk Tanah Yang Tercemar Minyak Bumi

tambang minyak dan tumpahan minyak

Prolog Pada paruh September lalu, terjadi kebocoran gas dan tumpahan minyak di Karawang, Jawa Barat. Tumpahan minyak yang mencapai daratan mencapai 5 juta karung lebih. Tumpahan minyak ini adalah kejadian yang kesekian. Sebelumnya, di tahun ini juga, unit pengeboran West Atlas milik ladang minyak Montara meledak di laut Timor dan mencemari 90 ribu kilometer persegi lautan. Tulisan ini memberikan salah…

Baca lanjutannya