Skip to content

Mengapa Energi Terbarukan Perlu Didorong Penelitian, Pengembangan Dan Penerapannya?

Mengapa harus energi terbarukan

Bagian pertama

Konsep energi dan sumber energi sudah diajarkan pada sekolah dasar. Bahkan pada sekolah menengah pertama, dalam pelajaran fisika, pengenalan energi sudah masuk ke pemahaman mendasar, seperti manusia tidak bisa hidup tanpa bantuan energi, energi bisa diubah dari satu bentuk ke bentuk lain, banyak sumber energi, dan contoh-contoh teknologi yang menghasilkan energi.

Dalam prakteknya, di luar lingkungan sekolah, kehidupan mengajarkan bahwa energi fosillah yaitu bahan bakar minyak (BBM) yang mendominasi pemakaian energi dalam kehidupan sehari-hari seperti dibutuhkan untuk kendaraan bermotor. Yang populer kedua adalah gas yang dibutuhkan untuk memasak. Tidak lupa adalah listrik. Sayangnya, keduanya dihasilkan oleh sumber energi yang tidak terbarukan, seperti penggunaan batu bara untuk pembangkit listrik.

Energi terbarukan ini menjadi penting bahkan mendapatkan prioritas ketika ada kesadaran dan komitmen global untuk mencegah temperatur atmofer Bumi naik. Kenaikan temperatur ini menimbulkan dampak yang berentetan dan kompleks. Pada kondisi ini, energi terbarukan dilirik,didorong, dikembangkan dan diterapkan.

Energi terbarukan adalah sumber energi yang berasal dari lingkungan sekitarnya, seperti matahari, angin, air, geotermal, dan biomassa. Energi terbarukan dianggap ramah lingkungan karena tidak menghasilkan emisi gas rumah kaca atau polusi lainnya. Sumber energi terbarukan tersedia melimpah di Bumi.

Kincir angin untuk teknologi terbarukan
Turbin angin menjadi teknologi penghasil listrik ramah lingkungan yang sudah dikenal lama. Sumber gambar: Pixabay

Mengapa Energi Terbarukan Dibutuhkan?

Ada alasan ekologi dan ekonomi yang mendorong dilakukannya penelitian hingga penggunaan energi terbarukan, yaitu:

1.Menurunkan emisi gas rumah kaca: Energi terbarukan tidak menghasilkan emisi gas rumah kaca seperti karbondioksida, sehingga membantu dalam upaya global untuk mengurangi pemanasan global dan perubahan iklim.

2.Meningkatkan keandalan energi: Energi terbarukan dapat digunakan untuk mengurangi ketergantungan pada sumber energi fosil yang terbatas dan fluktuatif harganya.

3.Mengurangi polusi: Energi terbarukan tidak menghasilkan polusi udara atau air seperti sumber energi fosil, membantu dalam upaya untuk menjaga lingkungan hidup yang bersih dan sehat.

4.Meningkatkan ketahanan energi: Energi terbarukan dapat diproduksi lokal, membantu dalam meningkatkan ketahanan energi dan memperkuat infrastruktur energi nasional.

5.Mengurangi biaya: Harga energi terbarukan menjadi lebih terjangkau dan kompetitif dibandingkan dengan sumber energi fosil, dan membantu dalam mengurangi beban biaya energi bagi masyarakat.

Energi Terbarukan Dan Pertimbangan Ekonomi

Secara umum, biaya produksi energi terbarukan saat ini masih lebih tinggi dibandingkan energi fosil. Namun, biaya tersebut telah berkurang secara signifikan seiring dengan peningkatan teknologi dan peningkatan skala produksi.

Dalam jangka panjang, energi terbarukan dapat menjadi lebih menguntungkan secara ekonomi karena sumber daya fosil terbatas dan harganya cenderung naik, sedangkan energi terbarukan adalah sumber daya yang tidak terbatas dan tidak memiliki biaya tambahan seperti inflasi harga bahan bakar. Juga faktor, energi terbarukan juga lebih ramah lingkungan dan memiliki dampak yang lebih rendah pada lingkungan dan kesehatan manusia.

Melalui upaya yang berkesinambungan, mulai dari riset dan pengembangan, untuk mengatasi hambatan dan membuat energi terbarukan lebih terjangkau dan aksesibel, harapan adalah bahwa energi terbarukan akan menjadi lebih murah dibandingkan energi fosil dalam waktu yang relatif singkat.

Contoh hambatan dalam penerapan energi terbarukan adalah pertama, pembuatan dan pemasangan sistem energi terbarukan masih mahal, terutama dibandingkan dengan sumber energi fosil seperti minyak dan gas. Kedua, beberapa teknologi energi terbarukan masih dalam tahap pengembangan dan membutuhkan lebih banyak investasi untuk meningkatkan efisiensi dan membuat lebih tersedia. Ketiga, skeptisisme dan kekhawatiran dari masyarakat terhadap teknologi energi terbarukan, seperti ketersediaan dan keandalan sumber daya.

Karenanya, selain mengurai masalah dan menyelesaikannya hambatan di atas, perlu dilakukan upaya untuk membuat energi terbarukan lebih murah dibandingkan energi fosil. Beberapa langkah yang bisa dilakukan seperti:

1.Investasi dalam teknologi: Investasi dalam penelitian dan pengembangan teknologi energi terbarukan akan membantu meningkatkan efisiensi produksi dan membuat biaya lebih rendah.

2.Skala produksi: Memperluas skala produksi energi terbarukan akan membuat biaya produksi turun karena ekonomi skala.

3.Peningkatan infrastruktur: Peningkatan infrastruktur, seperti jaringan listrik dan stasiun penyimpanan energi, akan membantu mengurangi biaya distribusi dan memperkuat sistem energi.

4.Regulasi yang menguntungkan: Regulasi yang menguntungkan, seperti insentif pajak dan dukungan pemerintah, akan membantu mempercepat adopsi energi terbarukan dan mengurangi biaya.

5.Edukasi publik: Edukasi publik tentang manfaat energi terbarukan dan bagaimana hal itu dapat membantu mengurangi biaya energi akan membantu dalam mempercepat adopsi teknologi.

Solar panel untuk teknologi terbarukan
Solar panel menjadi salah satu teknologi penghasil listrik yang dipergunakan secara luas dan bisa menjangkau daerah terpencil seperti pulau-pulau kecil. Sumber gambar: Pixabay

Pemberdayaan Masyarakat

Energi terbarukan dapat membantu meningkatkan pemerataan dan pemberdayaan bagi masyarakat, terutama bagi masyarakat yang sebelumnya tidak memiliki akses ke sumber daya energi yang handal dan bersih.

Dampak positif dari upaya penerapan energi terbarukan, diantaranya:

Penciptaan lapangan kerja: Pemasangan dan pemeliharaan sistem energi terbarukan membutuhkan banyak pekerjaan, yang dapat memberikan lapangan kerja bagi masyarakat lokal.

Menghilangkan kemiskinan energi: Energi terbarukan dapat membantu mengatasi kemiskinan energi dengan menyediakan akses ke sumber daya energi yang murah dan handal bagi masyarakat yang sebelumnya tidak memilikinya.

Menghilangkan ketergantungan pada sumber energi fosil: Energi terbarukan membantu mengurangi ketergantungan pada sumber energi fosil yang sangat terbatas dan tidak stabil harganya, sehingga membantu mengurangi risiko ekonomi dan lingkungan bagi masyarakat.

Peningkatan kualitas hidup: Energi terbarukan dapat membantu meningkatkan kualitas hidup dengan menyediakan akses ke sumber daya energi yang bersih dan aman bagi masyarakat.

Penutup

Sebagai bagian yang sangat penting dalam kehidupan, akses terhadap energi akan memberikan dampak yang sangat luas pada peningkatan kesejahteraan masyarakat. Akses terhadap energi akan membuka keterisolasian, mempermudah distribusi barang dan jasa, membuka akses pada informasi dan pendidikan, mengurangi biaya produksi terutama untuk daerah yang memiliki ketergantungan pada BBM, dan membuka akses peningkatan potensi ekonomi serta sumber daya manusia.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!