Hidup Dalam Kemarau Panjang Di Afrika Selatan : Pelajaran Yang Diambil Ketika Mengalami Kekeringan

hidup dalam kemarau panjang

Notice: Undefined offset: 0 in /home/widyanti/public_html/enviro-pedia.com/wp-content/plugins/easy-table-of-contents/easy-table-of-contents.php on line 614

Prolog

Fenomena El Nino yang terjadi dalam 2 tahun sejak 2015 lalu mengakibatkan kekeringan yang amat parah di Afrika Selatan dan mengancam kehidupan 40 juta orang. Kekeringan ini yang terburuk dalam 113 tahun terakhir. Pemerintah membuat peraturan bahwa tiap penduduk dijatah mendapatkan air kurang dari 100 liter perhari.

Tulisan ini berupa opini untuk mengatasi kekurangan air yang bisa dilakukan.

Bagian Awal

Secara alami, Afrika Selatan memang rentan terhadap kekeringan. Kekeringan ekstrem (yang bertahan beberapa  tahun) kadang dipicu oleh El Niño Southern Oscillation (ENSO), terjadi setidaknya sekali dalam periode 10 tahun. Pada 2015-2016, Afrika Selatan mengalami kombinasi efek kekeringan parah dan peristiwa El Niño yang kuat.

Sumber air mengalami penyusutan drastis akibat kekeringan panjang di Afrika Selatan. Credit : Daily Maverick

Dampak dari Kekeringan yang terkait dengan El Niño ini akan berlangsung selama beberapa bulan (di waktu penulisan artikel ini, masih belum mereda) dan sama parahnya dengan kekeringan yang mempengaruhi seluruh wilayah pada tahun 1992-1995.

Kekeringan di Afrika Selatan telah mempengaruhi perekonomian nasional dan masyarakat sekitar. Kekeringan menciptakan tekanan yang meningkat pada sistem agro-ekonomi negara, termasuk meningkatnya pengangguran, dampak negatif pada kegiatan ekonomi hulu dan kenaikan biaya layanan hutang untuk perusahaan pertanian.

Bahkan warga negara tetangga (seperti Zimbabwe, Lesotho, Namibia, Botswana dan Swaziland) yang mengandalkan impor makanan dari Selatan Afrika juga terpengaruh oleh berkurangnya produktivitas pertanian di Afrika Selatan.

Kekeringan parah yang sedang berlangsung ini telah berakibat signifikan terhadap penurunan panen khususnya pada tahun 2016. Pembatasan air adalah saat ini (2017) sedang dilaksanakan di berbagai daerah termasuk kota besar (misalnya Cape Town dan Johannesburg). Afrika Selatan yang biasanya mengekspor hampir 1 juta ton makanan, (terutama ke arah Negara tetangga seperti Zimbabwe, Lesotho dan Botswana), akibat defisit bebijian saat ini, (terutama dirasakan pada paruh kedua 2016), mengubah negara ini menjadi importir tanaman.

Pemerintah memperkirakan bahwa 5-6 juta ton impor sereal dibutuhkan di Afrika  Selatan. Kekeringan juga menipiskan cadangan air tanah, mengurangi ketersediaan air tawar dan memaksa banyak Orang menggunakan air dari sumber yang tidak dilindungi.Ketersediaan air dapat dilihat pada gambar berikut.

Cadangan Air Nasional (Oktober 1980-Agustus 2016)

Kemunduran pembangunan Ini disebut ‘kejutan’ yang muncul terus-menerus, mengingat kenyataan bahwa Afrika Selatan tidak asing lagi bahaya seperti ini. Negara ini sebenarnya memiliki peraturan khusus untuk pengurangan risiko bencana (National Disaster Management Act, 2002), apalagi penampilan pertama El Niño Kondisi di Pasifik Tropis pada tahun 2015, beberapa bulan sebelum dampaknya dirasakan, sebenarnya memberi peringatan secepat mungkin kepada pemerintah akan kemungkinan dampak buruk pada pasokan air dan produksi pangan.

Terlepas dari peringatan dan undang-undang risiko, nampaknya peringatan dini tentang kemungkinan kekeringan parah tidak mnegkatalisis implementasi cepat dari kesiagaan risiko.

Penelitian yang ada tentang tata kelola kekeringan sering kali mengidentifikasi jalannya Pemerintah cenderung menangani konsekuensinya – atau gejala – dari kekeringan, misalnya melalui penyediaan air dan bantuan makanan bagi masyarakat yang terkena dampak, daripada mengatasi akar permasalahan.

Di Afrika Selatan, studi pengelolaan kekeringan masa lalu juga Menunjukkan kecenderungan untuk fokus pada bantuan darurat dan dukungan darurat, bukan menerapkan kebijakan proaktif .

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Post

error: Content is protected !!