Skip to content

Ekonomi Sirkular Dalam Industri Pembuatan Laptop, Seperti Apa?

Ekonomi sirkular industri laptop

Dalam setahun ada ratusan juta laptop yang diproduksi dan diserap oleh pasar. Pertumbuhan pengguna laptop ini sungguh mencengangkan. Bahkan pada waktu dunia diterpa pandemi covid-19, pasar laptop dunia justru mengalami pertumbuhan 12,7% pada 2020 atau sebesar 79.2 juta unit. Pertumbuhan ini seiring permintaan pasar yang membutuhkan perangkat untuk kerja mobile.

Di tengah kegembiraan atas meningkatkan kebutuhan laptop, juga perangkat elektronik berteknologi tinggi seperti komputer desktop dan handphone, muncul kekuatiran atas limbah barang elektronik paska pakai. Akan dikemanakan sampah elektronik tersebut? Karenanya penting untuk menyusun industri laptop ini dalam visi ekonomi sirkular. Dan seperti apa wujudnya?

Sebuah laptop yang menjadi sampah dalam kurun belasan tahun di pinggir pantai.

Mengapa Ekonomi Sirkular ini menjadi penting?

Ekonomi sirkular dalam industri pembuatan laptop melibatkan pendekatan yang berfokus pada penggunaan sumber daya secara efisien, mengurangi limbah, dan memperpanjang umur pakai produk. Dalam konteks pembuatan laptop, ini berarti:

Desain yang Berkelanjutan

Desain produk harus mempertimbangkan siklus hidupnya dari awal hingga akhir. Ini termasuk pemilihan bahan yang mudah didaur ulang, perancangan produk yang mudah dimodifikasi dan diperbaiki, serta meminimalkan penggunaan bahan berbahaya.

Penggunaan Bahan Berkelanjutan

Penggunaan bahan daur ulang atau bahan yang dapat didaur ulang harus didorong. Ini dapat mencakup penggunaan plastik daur ulang, aluminium, dan bahan lain yang memiliki kemampuan untuk digunakan kembali dengan efisien.

Pemulihan dan Daur Ulang

Proses produksi harus mempertimbangkan cara untuk memperpanjang umur pakai produk, memperbaiki produk yang rusak, dan mendaur ulang komponen atau material saat produk mencapai akhir umurnya. Ini bisa berarti menawarkan layanan perbaikan atau pembaruan perangkat keras.

Model Bisnis Berbasis Layanan

Alih-alih hanya menjual produk, model bisnis berbasis layanan dapat diterapkan di mana perusahaan menjual akses atau penggunaan produk, bukan produk itu sendiri. Misalnya, penyediaan laptop sebagai layanan di mana pelanggan membayar untuk menggunakan laptop tanpa kepemilikan fisik dapat mempromosikan penggunaan produk yang lebih efisien.

Edukasi dan Kesadaran

Penting untuk mengedukasi konsumen tentang pentingnya ekonomi sirkular dan cara mereka dapat berkontribusi dengan memilih produk yang lebih ramah lingkungan, memperbaiki produk yang rusak, dan mendaur ulang produk yang sudah tidak digunakan lagi.

Dengan menerapkan prinsip-prinsip ekonomi sirkular dalam industri pembuatan laptop, perusahaan dapat mengurangi dampak lingkungan dari produksi dan pemakaian laptop, sambil juga menciptakan nilai tambah ekonomi.

Seorang pekerja kantor sedang membuang keyboard yang sudah tidak digunakan.

Pemanfaatan limbah laptop

Sebagai industri yang melibatkan banyak sekali komponen maka terbuka peluang luas dalam pemanfaatan limbah laptop ini. Ada beberapa cara yang bisa dilakukan di dalam pengelolaan limbah laptop, seperti di bawah ini:

Pengolahan Limbah Elektronik (e-Waste) yang Terkelola

Di banyak negara, ada program-program pengolahan limbah elektronik yang terkelola dengan baik. Pemerintah atau perusahaan swasta sering mengoperasikan pusat daur ulang elektronik yang memungkinkan orang untuk mengembalikan laptop yang sudah tidak terpakai lagi. Di pusat-pusat ini, laptop dapat didaur ulang dengan memisahkan dan memproses komponen elektroniknya untuk dijadikan bahan baku baru.

Pemulihan dan Pemrosesan Kembali

Beberapa perusahaan memiliki program pemulihan atau pengolahan kembali laptop bekas. Mereka dapat memperbaiki laptop yang rusak untuk dijual kembali sebagai produk yang telah diperbaiki, atau mereka dapat memproses komponen-komponen tertentu untuk digunakan kembali dalam pembuatan produk baru.

Penjualan atau Donasi

Laptop yang masih berfungsi dengan baik tetapi tidak lagi diinginkan oleh pemiliknya bisa dijual kembali sebagai barang bekas atau didonasikan ke organisasi amal atau sekolah yang membutuhkan perangkat tersebut.

Daur Ulang Komponen

Beberapa komponen laptop, seperti baterai, dapat didaur ulang untuk digunakan kembali dalam produksi baterai baru atau sebagai bahan baku untuk industri lain.

Pemusnahan yang Aman

Untuk laptop yang tidak dapat didaur ulang atau diperbaiki, pemusnahan yang aman dan ramah lingkungan sangat penting. Ini bisa dilakukan melalui proses pemusnahan yang sesuai dengan peraturan lingkungan setempat untuk menghindari dampak negatif terhadap lingkungan dan kesehatan manusia.

Inovasi bahan ramah lingkungan

Untuk mengurangi limbah yang berdampak terhadap lingkungan, maka menjadi penting dilakukan inovasi terhadap sebanyak mungkin komponen laptop yang menggunakan material ramah lingkungan. Di bawah ini adalah beberapa contoh bahan ramah lingkungan yang bisa digunakan dalam industri pembuatan laptop dan mudah-mudahan semakin berkembang jenis bahan ramah lingkungan lainnya.

Aluminium Daur Ulang

Aluminium adalah bahan yang sering digunakan dalam konstruksi laptop karena ringan dan kuat. Penggunaan aluminium daur ulang membantu mengurangi konsumsi sumber daya alam dan emisi karbon.

Plastik Daur Ulang

Plastik daur ulang dapat digunakan untuk pembuatan casing laptop dan bagian-bagian lainnya. Dengan menggunakan plastik daur ulang, industri dapat mengurangi penggunaan bahan baru dan mengurangi limbah plastik.

Bambu atau Kayu Sertifikat FSC

Beberapa produsen laptop menggunakan bahan seperti bambu atau kayu yang diperoleh dari hutan yang dikelola secara berkelanjutan, yang dapat membantu mempertahankan ekosistem hutan alami.

Sebuah laptop dan tumpukan bambu di sebuah desa nan asri.

Bahan Berbasis Biologi

Bahan-bahan seperti bioplastik atau polimer berbasis tanaman dapat digunakan sebagai alternatif ramah lingkungan untuk plastik konvensional dalam pembuatan laptop.

Logam Tanpa Merkuri

Pemilihan logam tanpa merkuri, seperti timah, sebagai bagian dari bahan yang digunakan dalam laptop dapat mengurangi risiko pencemaran lingkungan.

Baterai Ramah Lingkungan

Penggunaan baterai yang menggunakan bahan kimia yang lebih aman dan mudah didaur ulang, seperti baterai lithium-ion, membantu mengurangi dampak lingkungan dari limbah baterai.

Kemasan Berbasis Serat

Kemasan laptop yang terbuat dari serat alami, seperti kertas atau karton, dapat mengurangi penggunaan plastik dalam pengemasan dan memungkinkan proses daur ulang yang lebih mudah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!